1
Posted Jumat, 3 Agustus 2012 15:38 by Wahyu Noor Hassan in Berita
 
 

Smartfren akan Bangun 1000 Mikro BTS

Jakarta – Menghindari persoalan hutan BTS konvensional, operator telekomunikasi Smartfren akan bangun micro BTS (base transceiver station) hingga 1000 unit pada enam hingga delapan bulan ke depan.

“Menara BTS yang biasanya ada itu membutuhkan menara yang tinggi-tinggi, dan pastinya daerah itu terlihat seperti hutan BTS. Dan dengan micro ini, maka peletakkannya bisa menumpang menara gedung,” ujar  Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Commercial Smartfren, di sela acara peluncuran produk new Stream, Jakarta, Kamis (02/08).

Ia menjelaskan, fungsi micro BTS sendiri sama seperti halnya BTS konvesional yang ada, namun fungsinya akan lebih fokus sebagai transceiver repeater untuk menjangkau area yang lebih rendah. ”BTS Micro hanya membutuhkan menara tidak lebih dari 20 meter,” jelasnya.

Untuk merealisasikan pembangunan micro BTS tersebut, Smartfren akan menggandeng ZTE sebagai penyedia infrastruktur. Smartfren sendiri telah menyiapkan dana investasi sebesar Rp 200 juta untuk pembangunan micro BTS nya. “Kami anggarkan Rp 200 juta untuk membangun Micro BTS,” ucapnya.

Langkah penambahan BTS ini, lanjut Djoko, merupakan salah satu upaya untuk memberikan layanan data yang baik pada pelanggan. ”Pertumbuhan pelanggan kami meningkat, setiap bulannya ada sekitar 150 sampai 200 pelanggan baru menggunakan layanan data kami,” terang Djoko.

Sementara secara total jumlah pelanggan yang dimiliki Smartfren hingga saat ini adalah 8 juta pelanggan dimana 2,5 juta nya adalah dari pelanggan data, dan operator CDMA ini juga akan menargetkan penambahan 10 juta pelanggan hingga akhir tahun 2012.[wnh/hbs]

 


Wahyu Noor Hassan