0
Posted Rabu, 15 Agustus 2012 12:20 by Hardianto Bayu Sadewo in Headlines
 
 

Rumah Steve Jobs Dibobol Maling

California – Selama ini orang pasti berpikir rumah Steve Jobs akan “steril” dari aksi pencurian, karena akan ditaruh berbagai perangkat canggih untuk mengawasi rumahnya selama 24 jam. Namun ternyata anggapan itu meleset, setelah dikabarkan rumah pendiri Apple itu telah disatroni maling pada 17 Juli lalu.

Rumah milik Jobs yang berlokasi di Palo Alto, California Utara, AS itu telah dibobol maling, sehingga sejumlah komputer dan barang pribadi milik Jobs senilai lebih dari USD 60 ribu raib.

Menurut Wakil Jaksa Scott Tsui dari Santa Clara County, sebenarnya aksi pencurian itu hanyalah kasus pencurian biasa. Namun karena yang menjadi korban adalah Jobs yang adalah merupakan orang terpandang, maka kasus ini pun menjadi ramai dibicarakan.

“Ini hanyalah kasus pencurian biasa, namun faktanya kasus ini terjadi di rumah tuan Jobs. Saya belum pernah menerima telepon dari banyak orang sebelum ini,” ujar Tsui, seperti dilansir news.com.au yang dikutip telsetNews, Rabu (15/8).

Kasus ini sendiri telah ditangani pihak kepolisian California dan pada tanggal 2 Agustus lalu telah berhasil meringkus pencurinya yang bernama Kariem McFarlin dari Alameda, California, AS.

Pencuri yang diketahui berusia 35 tahun itu kini telah dipenjara dengan jaminan USD 500 ribu, dan akan segera disidang pada 20 Agustus mendatang, dengan dakwaan pencurian di perumahan dan menjual barang curian.

Uniknya, menurut Jaksa, maling yang diancam tuntutan delapan tahun penjara itu sebenarnya tak menyadari rumah yang disatroninya itu adalah milik sang legenda, Steve Jobs.

“Pihak berwenang telah mengetahui bahwa McFarlin akhirnya baru menyadari bahwa rumah yang dibobolnya bukan rumah biasa di Palo Alto,” kata Tsui saat memberikan keterangan soal kasus tersebut.

Rumah almarhum Jobs memang nampak tak berbeda dengan rumah lainnya di kawasan Palo Alto. Pihak berwenang menduga rumah itu luput dari penjagaan karena sedang direnovasi. Saat kejadian, rumah Jobs diyakini sedang kosong.

Kawasan Palo Alto di California yang banyak dihuni kalangan berduit itu memang kurang aman belakangan ini. Disebutkan, dalam enam bulan terakhir, telah terjadi 100 kasus pencurian dan perampokan yang dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.[hbs]

 


Hardianto Bayu Sadewo